Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Selasa, 31 Januari 2012

Sindrom Niagara

 


Kehidupan layaknya sungai, dan kita terjun ke sungai kehidupan tanpa benar – benar sadar memutuskan ingin berakhir dimana. Jadi, dalam waktu singkat, kita terperangkap dalam arus : arus kejadian, arus ketakutan, dan arus tantangan. Ketika sesampainya di persimpangan sungai, kita tidak segera  sadar memutuskan kemana tujuan kita dan kemana arah yang tepat buat kita. Kita hanya ikut arus saja. Akibatnya, kita lepas kendali dan kita masih saja tetap saja berada dalam kondisi tak sadar, hingga suatu hari suara air yang deras membangunkan kita, dan kita mendapati ternyata kita tinggal  1,5 meter lagi dari Air Terjun Niagara dalam sebuah perahu tanpa dayung. Dan pada waktu kita mengatakan “Astaga apa yang telah terjadi” tetapi terlambat sudah. Kita akan jatuh

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

search

Blog Archive

Site Info

wibiya widget

Copyright 2010 @ Movie,E-book, & Software