Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Rabu, 27 Oktober 2010

OLD BOY

OLD BOY
Tidak mengherankan apabila film ini meraih penghargaan melalui penilaian Quentin Tarantino selaku salah satu juri dalam sebuah festival internasional. Seperti Pulp Fiction dan karya Tarantino lainnya yang bernafas serupa, sebaiknya penderita sakit jantung tidak menonton Old Boy. Kehidupan Oh Dae-su (Choi Min-sik) seperti layang-layang putus. Sejenak ia berada di kantor polisi, kemudian dijemput dan kehilangan waktu. Mendadak ia bertemu seorang perempuan muda yang merawat dan menjadi kekasihnya.Setiap saat, ODS seperti diintai seseorang yang terus menghubunginya melalui telepon. Agar terbebas dari teror itu, ia berusaha mengungkap jati diri orang tersebut yang kemudian menghantarkannya pada sebuah sakit batin lain. Film ini sadis luar biasa, penuh darah di sana-sini.Bahaya hipnotis, itulah yang diusung oleh Old Boy. Namun sukar saya terima kesalahan ‘kecil’ ODS, yakni membongkar hubungan inses sepasang sepupu, hingga ia harus membayarnya dengan kacau-balau di bawah pengaruh hipnotis selama lima belas tahun dan terperangkap dalam hubungan inses pula dengan putri kandungnya. Tapi begitulah orang sakit.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

search

Blog Archive

Site Info

wibiya widget

Copyright 2010 @ Movie,E-book, & Software